Kamis, 20 Februari 2014

MEMBANGUN PERILAKU SUCI LAKSANA LAN INTROSPEKSI DIRI PERAYAAN SIWALATRI DI SMP RAJ YAMUNA DENPASAR



MEMBANGUN PERILAKU SUCI LAKSANA LAN
INTROSPEKSI DIRI PERAYAAN SIWALATRI
DI SMP RAJ YAMUNA DENPASAR


denpasar-          
            Hari raya siwaratri diadakan di Perguruan Raj Yamuna pada 29-30 Januari 2014 melibatkan siswa SD dari kelas 5 dan 6 dan juga SMP kelas 7, 8, dan 9. Mereka akan melakukan perjagraan/ bergadang semalam suntuk guna mengintrospeksi diri dan merenungkan perbuatan (karma) yang telah di perbuat selama setahun yang lalu.
Sebelum malam siwaratri dimulai siswa-siswi  diajarkan membuat nasi yasa, kalwista dan kartika untuk dipakai saat persembahyangan dan pemelukatan. Pemelukatan dan persembahyangan bersama dipuput oleh Ida Pandita Shri Bhagawan Penyarikan Cista Dharma Jnah Dwija Loka dari Grya Sidakarya dan sekaligus memberikan dharma wacana mengenai makna pemelukatan kepada siswa Raj Yamuna.
            Acara pemelukatan dan persembahyangan selesai, siswa diistirahatkan dan makan malam dengan memakan nasi yasa yang telah dibuat oleh para siswi di kelas masing-masing setelah selesai makan malam dilanjutkan dengan acara berikutnya yaitu lomba Gayatri Mantram dan lagu Taksu yang diwakili oleh masing-masing kelas, siswa pun berantusias mengikuti kegiatan lomba ini. Pada tegah malam siswa melakukan persembahyangan tengah malam yang diisi renungan introspeksi diri oleh guru agama I Dewa Gede Anom Sukarta, S.Ag.
“ Melalui malam sivalatri ini kita renungkan perbuatan yang buruk yang pernah diperbuat agar di tahun sekarang tidak mengulang perbuatan tersebut dan mestinya kita melakukan perubahan  yang lebih baik dari terdahulu, perbuatan buruk hendaknya dirubah serta dikendalikan dengan membangun kesadaran diri dan berbuatan baik ditingkatkan lagi agar selalu memiliki karma yang baik itulah sesungguhnya kita diciptakan menjadi manusia di dunia ini” ungkapnya.
Acarapun dilanjutkan dengan berbagai hiburan yang di bawakan oleh siswa/siswi dan bahkan guru ikut menghibur siswa agar mereka tetap mejagra/bergadang semalam suntuk. Hiburan yang mereka bawakan seperti stand up comedy, nyanyian, kolaborasi alat musik dll. Yang membuat siswa lain berdecap kagum atas kreativitas dan hiburan yang disuguhkan oleh teman-temannya di panggung.
Walaupun siswa bergadang suntuk tetapi semangat untuk melakukan yoga Asanas yang mengambil lokasi di pantai mertasari sanur setelah yoga siswa melakukan pemelukatan dan pembersihan diri di pantai yang bertujuan membersihkan diri (suci laksana) dan persiapan untuk menghadapi kehidupan yang baru. Acar selesai dan siswa diperbolehkan pulang kerumah masing-masing dengan di antar bus sekolah untuk menjamin keselamatan siswa karena sudah bergadang semalam suntuk.


0 komentar:

Posting Komentar